Seperti yang di janjikan kemari, Eri menanyakan apakah hari ini jadi ketemuanhari ini.“Bro, ketemuan dimana nih?” tanyaku“Di Mang Engk*ng ya Jerry setengah jam lagi bisa? Desi XXX Iseng aku tawarin minum bareng, Eh dia pun mau, kami berkenalan tapi pas berisik musiknya aku ga begitu dengar namanya siapa jadi aku panggil dia mbak aja,. Kita bersalaman agak lama, berlagak tidak kenal, Untung situasinya bisa terkendalikan layaknya tak terjadi apa-apa antara kita. Sengaja aku hentikan minum karena takut jackpot dan bikin buyar. Tak berselang lama, aku berada di lokasi yang dimaksud, krn sudah lama ga ketemu, aku ga tau wajahnya seperti apa, aku telpon dia, di sebelah ujung restoran ada seorang pria kurus memakai baju putih melambaikan tangannya. Segera aku message dan dia membalas serta memberikan nomor WA, biar komunikasinya lebih lancar. wtf, ternyata dia dah punya suami…“maaf mas, aku harus pulang ya, ga bisa nemenin. Deg… Aku terkejut sampai batuk , jantungku terasa mau copot. UUUGGH, AAAH BEESAAAR BAANGEEED, aku sedikit memaksa masuk karena memeknya ternyata sempit, pelan-pelan aku goyang, BLEEESS AAAH AAAH, aku gantian mendesah keenakan krn kontolku



















