Ketika Randy menjawab call-nya, tanpa menunggu lama wanita itu langsung saja…. Ia menatap pemuda itu, dan nampaknya sisa kelucuan BBM masih tergambar di raut wajahnya.“Mau?”wanita memandang dengan wajah sangat manja. Bokep “Muahhh di lehermu…!”balas Ibu Selfi. Bisa telat terus ke kampus kalau pakai mobil,”begitu alasan Randy ketika ia mengirimkan uang sisa penjualan Panther pada Ibunya.BBM-an antara dua insan beda usia itu berlangsung baik dan interaktif… Berhari-demi-hari… Berhari-demi-hari … Terus begitu… Mereka bercerita hal-hal lucu… Kiat-kiat hidup… Sinetron yang amburadul… Politik… Lagu-lagu… Filem… Dan banyak lagi… Mereka pernah dua kali lagi bertemu di Citos, akan tetapi pertemuan itu hanya seperti pertemuan pertama…
Ibu Selfi merasa senang karena BBM atau SMS Randy selalu mengingatkannya, “Bentar lagi jam 1, jam anak-anak pulang sekolah…”. Dalam sesi pertama ini dia begitu kagum pada kemolekan tubuh ibu ini. Kadang Randy terbersit, akan tetapi lalu pikiran nakalnyalah yang ambil peranan…!Sebenarnya Randy berasal dari keluarga yang baik. Nampaknya wanita itu mencoba memeriksa dan meneliti. Sekali lagi ia baca isi SMS itu dengan penuh kesenangan….




















