Kemudian wanita itu membuka sepatuku, kaus kakiku dan tidak lupa menyuguhkan secangkir teh manis hangat dan sepiring kue kesukaanku. Bokep indo Meski baru sehari aku tidak merasakannya, serasa setahun aku tidak menikmati masakan lezat itu.Ku lihat bola matanya lebih dalam, kulihat sorot mata kelelahan. Yuni memeluk Adi dengan malu-malu dan berkata,“Terima kasih mas, aku pasti pakai malam ini “Aku juga menyarankan kepada Yuni untuk mengambil seorang pembantu rumah tangga dari sebuah yayasan. Melepas sepatuku, kaus kakiku, dan menyiapkan air hangat untuk mandiku serta menemaniku makan malam. Kami tampak begitu bahagia dan serasi. Warna kesukaan Yuni.Dengan terkejut dan mata berbinar-binar Yuni membuka kadonya” Wah, surprise nih mas. Maafkan aku istriku, anak-anakku, aku selama ini hanya bisa menuntut ini dan itu bahkan begitu pengecut untuk sekedar mengutarakan uneg-unegku. Kamu ingat tidak saat kita keluarga besar bertemu, Yuni dan Rosa sering salah mengira aku adalah kamu dan sebaliknya kamu dikira aku.”“Bener juga ya Bim, selain papa mama, istri-istri dan anak-anak kita masih sering keliru, karena wajah, suara, postur dan perangai kita memang bener-bener susah dibedakan, terusss… maksud kamu apa Bim?” tanyaku tak




















