Trus, aku lagi colai sambil liat BF…lha ada kamu, kenapa gak minta tolong aja, liat yang asli?”kilahku.“Dasar kamu. Desi XXX Pantatnya tersentak keatas, mengikuti irama permainan lidahku.Hmmm…nikmat sekali. Aku merasakan memiawnya berdenyut, dan ada lelehan cairan hangat menerpa bibirku.“ANDREEEEEEWWWWWWW…..AAAAACCCCHHHHHHHHH……”Linda menjerit keras sekali, menjepit kepalaku dengan pahanya, menekan kepalaku di selangkangannya dan berguncang hebat sekali.Tak kusia-siakan lendir yang meleleh itu. Sayang, kalau pemandangan langka ini berlalau terlalu cepat. Baru aku jilat-jilat memiawnya, keburu kamu dateng.” Aku menyerah dan memilih menjelaskan apa yang barusan aku lakukan.“Kamu tuh ya…udah punya istri masih doyan yang lain.Ini cewek juga sama aja, gatel ngeliat suami sahabatnya sendiri.” Rika memaki kami berdua dengan wajah merah padam.“Terserah kamu lah…kamu mau laporin aku sama Linda ke polisi…silakan. Ternyata memiaw kalian sama2 gak dalem ya…”“Thanks banget ya buat kamu berdua, udah mau bantuin aku,”ucapku.“No problem, dear Andrew,” sahut Rika dan Linda hampir bersamaan.“Gimanapun, kamu kan suami sahabatku, boleh dong kalo saling bantu…”sahut Rika.Kami pun bercanda sejenak sekedar melepaskan lelah. Kepalaku terasa pening.“Linda…? Cairan birahinya makin membasahi lidah dan mulutku. Tubuhnya bergetar hebat. Mungkin karena ia belum pernah melakukan ini


















