Aku sadar, kutahan tangan Kak Andre yang mendorongku.“Jangan Kak nanti ada yang lihat..” kataku. “Uhhmm.. XXX Hindi Apalagi ketika Kak Andre mengatakan bahwa dia ternyata sudah cukup lama suka padaku hanya saja karena pengalamannya sering ditolak maka dia tidak berani mengungkapkannya.Aku beranikan diri bersandar di pundaknya. Karena aku termasuk memiliki wajah dan body yang di atas rata-rata. Aku merasakan bibir Kak Andre merambat turun. Usapannya begitu lembut. aku mau sampai Kak..” kurasakan ada sesuatu membasahi kemaluanku dan Kak Andre mengisapnya kuat-kuat kemudian ditelan semuanya. Pada hari ketiga aku kebagian jadwal mencuci. Kak Andre menciumku dan mengatakan kalau dia sangat sayang padaku. Perlahan namun pasti Kak Andre menggoyangkan badannya maju mundur dan kemaluannya bergerak keluar masuk. Aku juga masih tidak merasakan adanya perubahan dari sikapnya. Sebelum aku ingat suara itu milik siapa, pria itu mendekatiku. Memang untuk menaklukan hati cowok di sekolahku bukan suatu masalah buatku. Selain itu aku di kenal sebagai siswi yang aktif dan memiliki banyak kelebihan.Tak terasa sudah satu semester berlalu.




















