” rian jangan disini malu di lihat orang” ucapku. Desi XXX aku pun menatapnya sambil menelan sperma nya,
” itu mau kamu bocah ganteng” jawabku. ” enak aja, ya dapet hadiah yg di botol inilah, harga cium mahal !!!” sentak ku. kurasakan denyutan hebat di batang penis nya
” ahhh mbak rian sudah mau keluar keluarin dimana mbakk aahh ohh” ucapnya. “wow santai donk, jangan marah mbak, ntar manisnya ilang” godanya. aku pun menggigit bibirku sendiri karena melihat batang penis nya yg menjulang berdiri tegak, tanpa pikir panjang dan terbawa suasana aku pun melumat batang penis si bocah dan sesekali ku hisap kepala nya yg merah. si bocah ganteng pun terdiam dan menelan ludah, mencoba membasahi kedua bibir nya yg kering. sedang menatapku aku pun sengaja membuat pikirannya gila lagi. entah apa yg ada di benak mereka ketika melihat ku, pujian dan sapa an manis selalu mereka lontarkan kepadaku.




















