Pernikan kita dahulu dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. Rosa seorang sekretaris pada sebuah perusahaan minyak asing. Bokep asia Istriku ternyata begitu berat pekerjaanmu di rumah selama ini. “Syarat apa tuh, Bim”? Mereka masih tidur dalam satu kamar. Melepas sepatuku, kaus kakiku, dan menyiapkan air hangat untuk mandiku serta menemaniku makan malam. Seperti biasa, wanita itu mengajakku duduk di sofa. Melepas sepatuku, kaus kakiku, dan menyiapkan air hangat untuk mandiku serta menemaniku makan malam. Kecantikan wajah keduanya mewarisi wajah Yuni, istriku. ” tanyanya tak sabar. Kemanapun tampilannya selalu modis dan wangi. Kok kuperhatikan akhir-akhir ini mas banyak diam”
“Iya, ngggak apa-apa kok,”“Syukurlah kalau begitu mas” Yuni ikut naik ke ranjang sambil menyelimuti tubuhku dengan selimut yang lembut dan wangi. Kemudian wanita itu membuka sepatuku, kaus kakiku dan tidak lupa menyuguhkan secangkir teh manis hangat dan sepiring kue kesukaanku.Dia adalah Yuni. Ada perasaan bimbang juga bagaimana bila Rosa, atau Farhan anaknya Bimo mengenaliku bukan Bimo.Sesampainya di rumah, yang membukakan pintu bukanlah Rosa melainkan Mbok Rusti pembantu setia keluarga Bimo.Dalam foto-foto yang dipajang di dinding nampak wajah cantik Rosa, hmm aku pasti bahagia


















