“Selamat malam Pak..” sapa seseorang agak mengagetkanku. Bokep Mungkin karena usia Pak Rahman yang sudah berumur dibandingkan dengan dirinya yang masih penuh gejolak
hasrat seksual wanita muda. Kulihat si Brandon masih ngobrol dengan Lia dan tunangannya. Kalau sama suami sih jarang Santi mau begitu. Sendirian aja Pak?” tanyanya.“Sama teman” jawabku sambil memandangi dia yang malam itu tampak cantik dengan gaun malamnya dengan
anggun. Saya hanya berniat membantu kok” jawabku sambil bergegas membetulkan pakaianku
kembali.“Ngomong-ngomong, kamu pintar sekali blowjob ya? Enakhh..” Santi mulai meracau kenikmatan.“Oh.. Belahan gaunnya yang tinggi memamerkan pahanya yang putih menggiurkan. Memang aku sejak berkenalan dengan Santi
beberapa bulan yang lalu sudah membayangkan nikmatnya menyetubuhi wanita ini. Ohh.. Memang payah juga bapak yang satu ini, tidak
bisa membahagiakan istrinya.Santi kemudian berjalan mengambil hidangan, dan akupun pura-pura menambah hidanganku.“San.. Kutarik Santi ke dalam dan kututup pintunya. Santipun menghentikan isapannya.“Iya Mas.. Nggak apa khan?” rayuku lagi.Santi tampak tersipu malu. Kuoles-oleskan sisa-sisa cairan dari kemaluanku ke seluruh wajahnya. Habis dari belakang nih” jawabnya. Kontol bapak enak banget.. Tampak dari cara bicaranya dan cara dia
memandangku.“Oh.. Istri bapak cantik harus benar-benar dirawat lho..”Santi tampak tersenyum mendengar




















