Aku-kamu, bahagia, nyaman. Dan kenapa lo bangun pas gue nyium jidat lo sih.” Bathinku.“Wiii, halooooooooo….” Sembari mengoyangkan tangan seolah-olah menyadarkanku.“Haaaahhh. Bokep Andai sajaaa…..“Eeh wi, udah dari tadi ?” Tiba-tiba Bondan bangun.“Damn, apa yg gue lakuin barusan. Eehh anu….eemmm…itu apaa….aku baru nyampe kok”. Mereka sedari tadi diam dan tiba-tiba menatapku seolah-olah dia paham betul kalau aku sedang berbohong. “Selamat ulang tahun, blaaa blaaa blaaa…..” Kurang lebih seperti itulah bunyi dari berbagai pesan masuk di smartphone ku. Kuraih tangannya dan ku arahkan ke payudaraku dan aku berinisiatif menciumnya kembali. Aku-kamu, bahagia, nyaman. Berbeda dengan Anton dan Adni si penjaga rumah yg sudah dianggap keluarga oleh Bondan. Ya, aku memang sedang berbohong tentang kegiatan Bondan, bahkan alasannya pun ku buat-buat supaya Bondan tidak terlihat buruk di mata mereka.




















