Karena tak sabar gak dapat kabar, aku telepon ke receptionis. XXX Hindi “katanya mau nyariin”
Maya kemudian menawarkan diri untukku, aku kaget. “bapak dan ibu bukan suami istri ya?”
“belum”jawabku singkat
“aduh kalau gitu mohon maaf pak, kami tidak bisa menerima tamu pasangan yang bukan suami istri”
Pertanyaan kenapa, gimana dan sebagainya meluncur dari mulutku kepada reseptionis itu. Menuangkan ke telapak tangan, dan mencium baunya,kami berdua membersihkan badan ke kamar mandi. Gapapalah, gak dilarang sama kantor, asal transportasi aku yang tanggung, sementara akomodasi bisa buat berdua.Malam jam delapan aku sudah tiba di kota tujuan, untuk kemudian menjalankan misi kantor besok pagi jam 9. Aku terlkulai lemas di atas tubuhnya. “cantik nya segimana? “niat kamu udah ketahuan tuh”
namanya juga di dalam hotel dengan cewek, ngapain kalau nggak ngentot celetuku. “ighhhhh………..”iya tersenyum geli. Enam bulan kemudian, aku di tugaskan kembali untuk datang ke kota ini.




















