“Ahh…, yeah…, sekarang masukin deh penis mas yang besar itu di memekku”, katanya sambil naik turun di atas pahaku. Desi XXX “Saya di luar saja Non”. “Jadi malu dia nanti..”.Segera aku bukakan pintu mobil bagi Non-ku, dan temannya ternyata juga ikut dan duduk di kursi belakang. “Biar saya yang buka mas”, katanya.Tangannya yang mungil melepas kancing celana jeansku, dan membantuku membukanya. Ia gadis ranum, Siswi SMA. Dinaikinya pahaku, dan diarahkannya penisku ke liang vaginanya. “Jul…, ini toh supirmu yang kamu bicarain itu. “Mulai disetel aja Nik…”, Non Juliet kemudian mengambil tempat duduk di sebelahku.Tak lama kemudian…, film pun dimulai…, Woww…, ternyata film porno. Di mobil dalam perjalanan pulang, Juliet memberiku uang Rp 1.000.000,-. Sementara itu Non Juliet masih terus naik turun sambil kadang-kadang memutar-mutar pantatnya, menikmati penis besar sopirnya ini. Tak lama Non Juliet ke luar dan menyuruhku ikut masuk. Tubuhnya tampak berayun-ayun, dan segera kuremas dari belakang. “Jul…, ini toh supirmu yang kamu bicarain itu. “Ambil mas, buat uang lelah, Tapi janji jangan bilang siapa-siapa tentang yang tadi ya”, katanya sambil tersenyum.




















