“Terima kasih Pak,” ujarku seraya memberanikan diri untuk menatap wajahnya, ternyata ganteng juga. selamat tinggal Ciremai…. Bokep China dua.. Aku sempat membaca namanya yang tertera di baju putihnya. bless..”
“Ooohh..” erangku panjang, aku tahu batang sepanjang 12 centi itu sudah merusak selaput daraku. Aku ingin seperti Mona, toh dia juga hanya tamatan SMA. Karena aku diam tak berreaksi, maka tangan Sang Kapten makin berani saja menjelajahi dadaku dan menciumi leher serta telingaku. Betapa girang hatiku, diperlakukan seperti itu, aku tidak menyangka lelaki itu ternyata baik juga. Ooohh.. oohh.. Kehidupan ekonomi keluargaku bisa dibilang mencemaskan. Kulihat jam dinding sudah menunjuk pukul 12 malam. Dahulu kehidupan keluarga Mona tidak jauh berbeda dengan keadaan keluargaku, pas-pasan. selamat tinggal Ciremai…. enak sekali Sayang, teruskan.. teruskan Kapten, lanjutkan Kapten.. Aku berharap semoga Sang Kapten akan terangsang melihat dadaku yang sengaja kuremas-remas sendiri.Sang Kapten sudah bangkit dari kursi santainya, dia menenggak sebotol lagi minuman sejenis Kratindaeng. Kalau kutaksir mungkin lelaki tersebut baru berusia 45 tahun, tapi masih tegap dan atletis, hanya kumis dan rambutnya yang menonjolkan ketuaannya karena agak beruban.“Tapi ingat kamu sudah berjanji, akan melakukan



















