Lanjut dong sis, jawab Putri dengan gembira. Kamera terus disorot hingga Fahmi dan Iwan mulai melepaskan bra dan celana dalam yg masih dipakai Putri.Putri ingin menolak, namun badannya tdk bisa digerakkan, bagaikan obat bius, dia hanya bisa melihat dan menangis, tanpa bisa berteriak.Terpampang sudah tubuh indah Putri, bukan hanya di depan Fahmi, Iwan, Yesi dan Monica, melainkan di depan kamera yg entah ke depannya akan ditonton orang banyak atau hanya sekedar privasi saja.Mata Putri mulai meneteskan air mata. Video Bokep Bayaran akan langsung ditransfer ke rekeningnya pada malam itu juga setelah hasil foto berhasil diseleksi.Gimana? Kalau gitu sambil baring saja, coba shot gaya gitu, kata Iwan sambil menyuruh Fahmi mengambil matras yg ada di belakang ruangan. Mahal tuh bayarannya!, sambungnya. Hahaha, mulai, kata Iwan dengan gembira.Putri terlihat lemas berbaring di matras, ia baru sadar bahwa minuman yg ia minum mengandung sesuatu semacam obat bius atau sejenisnya.




















