Tapi kenapa bapak memilih saya bukan yang lain?” tanyaku heran.“Karena kamu adalah orang yang bapak idam-idamkan sejak dulu. Desi porn Pak Yudhi yang paham akan kondisiku itu memijat-mijat kepalaku. Teapi dia sangat lihai.Dia melumat bibirku dan meremas payudaraku sehingga membuat vaginaku lebih basah lagi. Kebetulan pada waktu itu saya tidak memakai bra.Sehingga sentuhannya barusan membuat sensasi tersendiri bagiku yang sedang mabuk. Penisnya yang besar memasuki vaginaku yang masih sempit karena masih perawan.Setelah dia mendesak masuk dengan sekuat tenaga, penisnya baru masuk 1/2 bagian. Baru sampai pada tahap Petting saja.Itupun baru 1 kali kami lakukan. Lagipula Bapak sering terangsang melihatmu di kelas yang kadang-kadang tidak mengenakan bra.” katanya agak sungkan.Kata-kata Pak Yudhi barusan membuat mukaku langsung merah seperti kepiting rebus. Lu kapan ada waktu? Terus kemarin kamu nanya Bapak apa Bapak bisa bantu. udah lama juga dong ya. Bapak kan cuma iseng mau nanya.” katanya agak kecewa.“Hm.. Lagipula Bapak sering terangsang melihatmu di kelas yang kadang-kadang tidak mengenakan bra.” katanya agak sungkan.Kata-kata Pak Yudhi barusan membuat mukaku langsung merah seperti kepiting rebus.




















