Sorry buat yang merasa jadi pramugari baik-baik. Masih ada dua rute lagi harus kami jalani untuk sampai ke pulau Tarakan. Bokep “Captain?”. Sari bermuka antara Padang dan Menado, matanya sipit, rambutnya ikal seksi, tubuhnya khas pramugari dengan kaki dan punggung indah ditambah kebiasaannya fitness dua hari seminggu sehingga mukanya tampak selalu memerah segar. Selagi Ana meliuk-liukkan tubuhnya dengan ganas, kulepas dengan tiba-tiba kedua jariku dari kedua lobangnya. Dan hebatnya lagi, Ana langsung bangkit dari dadaku.“nova.., sudah malam.., aku pulang dulu..”
Aku cuma melongo tapi tak mampu untuk bangkit apalagi mencegahnya, mataku berkunang-kunang saat Ana selesai berpakaian, dan akupun tertidur karena kecapaian.Aku terbangun saat jam menunjukkan pukul empat pagi. “Uh kelamaan ngobrol kapan akrabnya!”
“Kan nggak enak ngobrol di telepon…”
“Ke sini dong”
“Eh, ke kamar?”
“Iya”
“Waduh…”
“Kenapa.., takut?”
“Enggak.., gak enak aja kalo ketemu temen di lantai dua”
Aku diam sebentar, aku yakin Ana baru berpikir keras. Sepertinya penisku hampir meledak.Gilaaa, kuremas apa yang bisa kuremas, sementara aku tak bisa melihat muka Ana, dadanya masih menindih dadaku, tangannya masih di pantatku tapi pantatnya seperti ombak melebur-lebur dahsyat.




















