Dia kaget melihat bulu kemaluanku yang lebat. Sstt.. Desi XXX “Enggak kok mas, dari temanku dia cuma ngajak keluar aja ”. Akupun melenguh nikmat ketika jarinya menemukan klitoris. Tentunya elusannya tidak terlalu terasa karena masih terhalangi kain jeans celanaku. Ganteng, dada oke, seperti tipe lelaki idealku jugalah.“Ma kasih banget ya mas, Mas baik amat sih mau beliin Aku baju baru, mahal lagi”. kalau kencang gini terus Ell hampir sampai klimask mas, terusin aja yah… Ahh.. “Arrhhh.. “Ih.. Kaget juga aku mendengar tawarannya ini.Tanpa menunggu jawabanku, dia panggil SPG nya, tolong ambil baju terbaru dong mbak. Kalau aku lewat dekat mejanya, dia selalu senyum, dia berusaha mengajak aku berkomunikasi karena ketika dia sedang makan, suasana sedang ramai, sehingga aku dan juga waitress lainnya sibuk melayani tamu.ketika suatu hari, dia berkunjung lagi ke resto tempatku bekerja.




















