“Jangan mas…”, pintaku, namun mereka tidak menghiraukan. “Jaga dia dok, usahakan dia bisa sembuh beberapa hari ini”, kata Alex. Desi XXX Kini mereka secara bergiliran menggenjotku dari lubang anusku. Hampir tiap hari kami lakukan hingga aku benar-benar sembuh dan sang dokter bisa kembali ke pelukan keluarganya.TAMAT “Aku tidak bisa mengkhianati istriku yang sedang menungguku di rumah”, katanya sedikit bijaksana. Kini mereka menarikku lebih ke ujung kasur, lalu sedikit mengangkat kakiku, dengan penisnya ia mencoba menemukan lubang anus ku. “Beliin kue ya pa”, pesan Chelsea kepada papanya. “Chelsea jaga mama ya, papa mau ke toko”, pesan Herman, suamiku, kepada Chelsea. Langkah lemahku terus ku paksakan hingga gerbang rumah. Badanku masih capek, kepalaku sedikit pusing, dengan perlahan aku berjalan ke arah kamar itu.‘TOK TOK TOK’ aku mengetuk pintu. “Saya sakit mas…”, kataku. Tubuhku lelah, aku terbaring di kasur dengan suhu badan yang cukup tinggi. Ini bukan karena aku sengaja, aku demam, aku sudah membalas sms nya tapi ia tidak mau mengerti. Aku hanya bisa pasrah, membiarkan pria-pria itu terus-terusan menggagahiku, inilah pilihanku, menyelamatkan Chelsea dan Herman dengan resiko seperti ini.















