Kini kami duduk bersebelahan di dalam kantung tidur kami. Bokep indo Namun harapanku pupus seketika, ketika aku sampai di pintu tol cawang. Aku menghela nafas dan mulai memacu mobilku perlahan. Aku yang sedang menyeruput kopi panas hanya bisa mengacungkan jari telunjukku ke arah mereka tanda setuju. Kubuka laci paling bawah diantara empat susun laci disana. Menyebabkan kami cepat akrab satu sama lain. Aku mengurungkan niat. Aku memandang ke atas. Ahh sudahlah.. Suara paha kami yang beradu menciptakan bunyi seperti genangan air yang dilewati langkah kaki. Kata mama. desahnya. tapi kan kakak kedinginan
Rupanya tubuhku yang gemetaran tidak bisa membohonginya. Hangat sekali, suhu badan Reni kini sudah kembali normal. Embun di rerumputan setia bergelayut. aku ga tau gimana jadinya kalo ga ada kakak.. Kuremas pelan payudara yang hanya terbungkus kaus itu. Sial, hariku yang berawal buruk, kini semakin buruk. Lantai goa itu tidak rata, sebagian besar dipenuhi bebatuan yang cukup besar, sehingga tidak memungkinkan kami berbaring disana, yang ada hanyalah ruang sempit seluas dua meter kali satu meter yang beralaskan tanah kering yang mengeras.




















