“tanyaku menyalaminyaMira ialah sahabat istri liar ku ketika masih kuliah…, wajahnya khas sunda, tidak terlampau cantik, tetapi putih dan bersih, terakhir kami bertemu empat tahun kemudian disuatu pesta di Jakarta, ketika tersebut ia datang dengan suaminya.., lupa..aku namanya…namun suaminya ialah seorang arsitek.Kedua perempuan lalu ngobrol entah apa yang dirundingkan namun terlihat mereka bicara tak putus – putusnya, bahkan istriku nampaknya lupa bila ia sedang belanja, dan akupun melangakah meninggalkan mereka dan menggandeng anak anaku meneruskan melakukan pembelian barang kami, kubiarkan istriku melepas kecintaan dengan sahabatnya.Sesaat lantas kedua wanita tersebut menghampiriku dan Mira pamit inginkan pulang.“Kasihan…ia telah bercerai” kata istriku dimobil
“Lho..kok…? Bokep China Mira kusuruh kesini ya…, sebelum anda pulang, biar dia nginep disini…”
“Boleh” jawabku..Anita memungut HP nya, separuh jam ia ngobrol dengan sahabatnya itu, dan menjelang pukul 8, saat kami baru saja menyelesaikan santap malam kami, suara mobil menginjak halaman.“Hai…..” sapa Mira saat kami menyambutnya, malam tersebut ia nampak segar dengan celana panjang yang mencetak format pantatnya dan atasan model kini yang agak gombrong itu, tetapi sampai saat tersebut kembali aku belum ‘memikirkan urusan itu’ sama sekali..Istriku segera unik




















