Sekar bangkit dan mendapati dirinya malah berada makin dekat ke Ratri. Bokep Padahal si laki-laki sudah membuang senjatanya. “Den ayu, sungguh cantik parasmu,” puji Bayang Ireng. Namun Ratri berdiri tegak, diam, dan dia seolah tak mengenakan pakaian. Jadi dia sedikit-sedikit tahu apa yang akan terjadi. Kalau begitu sana Kangmas menikah dengan Bapak, jangan denganku.”
Calon suaminya tak menggubris. “Kangmas tak mempedulikanku lagi, hanya mendengarkan Bapak saja? Sukakah kalau susumu direnggut seperti itu?” kata Bayang Ireng. Dia menjerit-jerit tak tertahan. Sekar menduga-duga kesaktian macam apa yang dimiliki musuhnya. “Aku Bayang Ireng, biasa menaklukkan dan membunuh orang, kecuali perempuan cantik,” katanya. Sekar dan Ratri menjerit berbarengan ketika kedua sahabat yang terjerat itu dibawa ke puncak swarga birahi oleh lingga-lingga cabul si dedemit hitam. Bayang Ireng tertawa melihat mangsanya yang gelagapan, seolah berusaha merangkak pergi. Dalam langit yang menggelap, serangan si hitam malah susah dilihat. Satu bagian bayangannya mencuat di depan selangkangan Sekar lalu langsung meraba. Ratri terus mencium tanpa melepas, mencegah upaya Sekar memuntahkan apa yang diludahkannya.




















