Pacaran pun aku dilarang sama mami meski begitu banyak cowok yg tergila-gila oleh tampang buleku.“si Non kepengen, Ya?”tanyanya mengagetkanku.“Idihhh mbak!. Bokep indo Si non belum pernah ngerasain, ya?”tanyaAku mengeleng. Tapi… setdknya aku pingin sekali jadi yg ‘pertama’ buat non Monica, nduk! Aku bergegas kembali ke kamarku sebelum mereka memeregokiku. Kulihat si tua itu tersenyum lebar. Barusan si non bilang terima kasih ke kakang” Sambung mbak Siti.Mbak Siti membelai-belai rambutku sehingga kesadaranku semakin menjauh. “Enak ya kang?” Tanya Siti kepada mang Narko. Rasanya hangat. Kejadian barusan selalu terbayang di pelupuk mataku. Aku sungguh menjadi ketagihan dan tak malu meminta kepada Mang Narko untuk mengulangi kenikmatan tersebut.Bahkan kini kami melakukannya di dalam kamarku.Mbak Siti selalu mengikuti jadwal mens-ku secara ketat sehingga ia tahu persis kapan saat diriku sedang dalam keadaan subur atau tdk. Tapi wajahnya tak menjauh dari tubuhku. Semenjak itu pula aku jadi tak lagi bisa menerima tamu cowok di rumah.Sebagai seorang gadis rupawan sekaligus merupakan primadona di sekolahku jelas banyak sekali pemuda yg ingin mendekatiku.




















