Aku melihat Ivone meringis menahan sakit, aku berhenti dan bertanya.“Sakit ya..?”Ivone tidak menjawab, hanya memejamkan matanya sambil menggigit bibirnya.Aku menggoyang perlahan dan, “Bleess..” kugenjot kuat pantatku ke depan hingga Ivone menjerit, “Aaauu.. uh shh.. Video Bokep ohh.. Tetapi sejauh ini hanya sebatas itu saja, tidak pernah terpikir untuk melakukan affair, disamping posisi dia sebagai istri orang, secara fisik pun aku tidak terlalu tertarik.Suatu hari, aku menuju ruangan divisi treasury. nikhmaat.., Sayang.. Lho wajarkan..! aw.. Voon.. (padahal aku seringnya ke hotel ‘PK’ yang masih satu jalur, hanya lebih di atas), kenapa emang..?” aku balik bertanya.“Enggak, kali aja, kamu mungkin sering bawa pacar-pacar kamu check-in..?” katanya.“Ha.. shh.. Punyamu kan panjang.”Sekitar lima belas menit kemudian eranganku semakin menjadi-jadi.“Ah.. Nggak pa-pa kok,” jawabnya sambil pura-pura menyibukkan diri.“Oke, tapi jangan lesu gitu dong, masa sekretaris tampangnya nggak seger ah..!” kataku sedikit menggoda.Dia tidak berkomentar, “Ok, aku mo ke Pak Handi dulu ya..” (Pak Handi adalah Kepala Bagian Treasury) kataku.Setelah selesai menghadap Pak Handi, mendadak vibra HP-ku bergetar, dan kulihat ada 1 SMS masuk dan kubaca.Dik, aku mo minta tolong but secret ya..




















