ahhhhh…. XXX Hindi Ssss… Ouhhh…. terus …. Ouhhhh…. “, ancam Anis kepadaku.“ Ja… Jangan , tolong jangan lakukan itu. Ketika itu setelah aku selesan dan keluar dari kamar mandi, mataku sudah dimanjakan dengan pemandangan indah. Aku yang tadi pemalu sekarang mulai mengambil tindakan. Kost-kost san yang aku tinggali ditempati itu dihuni oleh beberapa penghuni kost. . ahhhh…. 10 menit sudah Penisku dikulum oleh Mila. Ssss… Ouhhh…. ”, rintih nikmat Anis semakin terdengar kencang. Ahhhh… “, rintih nikmat nikmatku.Belum selesai aku merasakan beladian tangannya, tiba-tiba ujung Penisku terasa disentuh oleh benda lembut dan hangat. Ketika aku mengintip saat itu aku benar-benar terpesona.Tapi saat itu aku melihat Mba mila sudah mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuknya. “ Nggak, nggak apa-apa kok Dek, wong akunya aja yang nggak lihat-lihat “, balas-nya.Sejenak kami terdiam dikeheningan yang pada saat itu sama-sama merasakan dinginnya angin malam. Singkat cerita esok harinya ketika bertemu, kami seolah-olah tidak pernah melakukan apapun.Perlu diketahui para pembaca sekalian, Sejak kejadian itu Anis tidak pernah lagi mau lagi berbicara dengan aku lagi.




















