Kami mendapatkan tempat ditepi jurang terjal dan ada goa kecilnya, serta ada sungai yang bening, tapi rimbun dan nyaman. Desi porn Aku setuju. “Maaf” katanya. Hari-hari berikutnya di sekolah, hubunganku dengan Anisa guru biologiku, nampak wajar-wajar saja dari luar. Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Tak rela rasanya aku kehilangan Anisa. Aneh bin ajaib, Anisa tampak sudah berkurang merasakan kedinginan malam itu, seperti aku juga. Anisa akan melanjutkan S2 nya di USA, karena keluarganya ada disana. Diantara rombongan itu satu guru wanita ( guru biologi) dan satu guru pria ( guru olah raga ). Kamu jadi perhatian para hadirin, Rina dan Papa saling tatap kebingungan. Anisa merangkulku, “Dingin” katanya, aku peluk saja dia erat-erat. Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin. “Aku rindu kamu Rangga kekasihku, aku sayang kamu, sekian tahun aku kehilangan kamu, andai saja laki-laki disampingku dipelaminan itu adalah kamu, alangkah bahagianya aku ” Kata Anisa lirih dan pelan sambil memelukku.




















