Yang jelas semenit kemudian ia telah kembali dan berusaha merangkulku. Bokep China Uang kita bagai setumpuk kertas gurauan dengan angka nol berderet-deret.Pukul 2 lewat. Hampir setengah lusin dengan perbandingan yang tak jelas antara pria dan wanitanya.Felly akhirnya turun dari mobil dan berjalan ke arahku. Hampir setengah lusin dengan perbandingan yang tak jelas antara pria dan wanitanya.Felly akhirnya turun dari mobil dan berjalan ke arahku. Mobil itu penuh dengan manusia. Mereka punya hati. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly. Kulihat sebuah Honda Civic berhenti di depanku. Tapi sengaja aku membuat diriku seolah-olah seorang yang sedang dalam trauma psikis yang hebat. Akhirnya aku meledak. Buat mereka life style seperti ini murah bukan main. Salah seorang di antara mereka bernama Felly, perempuan yang tidak terlalu ia cintai, tapi mempunyai tempat tersendiri di mana hatinya tak mampu lari darinya. Aku merutuki diriku sendiri. Mungkin a quicky morning akan melupakan Felly. Dan sekarang kejadian lagi. Itu yang ada di otakku.




















