Makan duluu.. Desi XXX Kasihan khan Dik Kandar sudah lama lho nggak merasakan” sahutnya.“Pap!! Croot..”Sperma Kandar memenuhi kerongkonganku. Begitu akrabnya kami sehingga tak jarang Kandar juga membantu kalau ada kerepotan dirumah sehingga lingkungan taunya memang adiku.Untuk sehari-hari setelah berjalan 3 bulan kami makin akrab saja bahkan suamiku suatu hari, ketika kami ngobrol habis makan malam.“Ajaklah Isterimu jalan-jalan kemari Dik Kandar,” celetuk suamiku,“Biar dia kenal mbakyumu” lanjutnya, Dik Kandar hanya diam dan menghela napaspanjang.“Ada apa.. Malah akhirnya Dik Kandar mengambil inisiatif mengambil kasur dari kamar tidur untuk dihamparkan ke lantai.Akhirnya kamipun menonton TV sambil tiduran, aku dan Kandar bersandar didinding berjajar Cuma berjarak setengah meter sedang Mas Dirga tiduran di pahaku. Croot.. Ah aku lapar nih.. Mau coba aku punya caranya….Tamat… Sejak kejadian itu Kandar minta jatahnya padaku setiap ada dikotaku bahkan anak-anaknya sering diajak untuk bersama tinggal dikotaku saat libur agar tidak bolak-balik.Saat Kandar ada hampir tiap hari sekali aku mendapat giliran dari Mas Dirga dan Kandar kadang kami lakukan treesome kadang hanya berdua saja dengan salah sat dari mereka, dan kami sepakat hanya dilakukan bertiga saja.Pembaca yang terhormat




















