enak, pengen keluar udah bener-bener nggak kuat”Tapi sebelnya Pak Pardi menghentikan kocokan mautnya di kontolku. Desi XXX Bersandar di pohon pisang itu Pak Pardi mulai mengocok kontolnya.Dia mengocok kontolnya dengan gerakan yang cepat dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya terus meraba-raba bulu jembut dia yang ampun banget lebetnya dengan mata yang tertutup dan gumaman keenakan keluar dari mulutnya.“Enak ya Pak?” tanyaku dan aku berada tepat disamping kontolnya. Ternyata dia ada di pinggir kolam ikan, sedang menanam bibit jati. Kini aku yang nyender di batang pisang dan Pak Pardi duduk bersila di sampingku dekat di bagian kontol. enak, pengen keluar udah bener-bener nggak kuat”Tapi sebelnya Pak Pardi menghentikan kocokan mautnya di kontolku. Kulirik ke arah Pak Pardi dan dia juga menatapku tapi tanpa ekspresi. Dia menengok dan sedikit kaget melihat aku sudah di dekatnya. Tangan kanan Pak Pardi menggerayangi jembutku.“Jembut Mas Win persis kayak anak bapak, Atin, cuma kontol Mas Win ini agak panjang yah”Aku kaget mendengar ucapan Pak Pardi.“Memangnya Pak Pardi pernah liat kontol Atin?” tanyaku penasaran menghentikan gerakanku di kontol.Atin adalah kakak kelasku di SMP, tapi dia nggak




















