Karena aku tak lebih ganteng dan lebih kaya dari cowok-cowok yang menyukainya. Boleh kok Fredi mau ketemuan dimana?Di Taman Masjid aja, Tiyas mau??, tanyaku. Bokep Fredigan sedikit kaget Tiyas pun menjawab “Eeehh kamu Fredi, buat apa kamu minta nomer telpon aku”. Boleh jam 2 siang yah pas Tiyas pulang sekolah, jawabnya. Dikocok-kocok dan diemut dengan ganas. Kemudian aku menghampirinya, “Kenapa Sendirian Tiyas??”tanyaku. “Owwhh… Iyha nie catat nomer telponku, tapi jangan pernah ngerjain aku ya Fredi” jawab Tiyas. Sulit sekali memasukan Penisku ke liang Memeknya saking rapatnya. Dan saatnya mengantarkan Tiyas pulang kami sempat berciuman pada saat aku mengantar Tiyas. Kami tidak berhenti sampai disitu saja. Aku membelokkan mobilku ke parkiran mobil.Tiyas bertanya,Ngapain kita ke parkiran say? Aku membuka kancing kemeja Tiyas, branya yang warna hitam itu menonjol lantas kusingkap WOW dada Tiyas yang berukuran 34A langsung aku kulum dan Tiyas berteriak kecil,Aaachh geli Fredi!




















