Setelah membayar, kami masuk ke dalam hotel dan mendaftar untuk menginap. Bokep Hmmmmmmsayang aku gak ketemu pendaki cewek, gumamku.Telpon aku masukkan ke saku celana dan aku mulai meluruskan kaki untuk peregangan otot. Ada AC dan air hangat. Mbak udah jatuh gitu masih juga dipukuli tanyaku sambil mengernyitkan dahi. Kakinya kotor berdebu.Mbak, silahkan mandi dulu. Aku singkap roknya untuk memudahkanku membersihkan luka di lututnya. Bulatan pinggul yang putih terang benderang ditimpa cahaya lampu kamar mandi dan guyuran air yang jatuh mengalir di tubuhnnya. Berulang kali aku mesti kibaskan tangan untuk mengusir. Dia marah besar karena selama ini tidak pernah ada cewek yang berani membantah apalagi mendebatnya lanjutnya lagi mulai sesenggukan. Lucu juga, batinku.Kukeluarkan telpon genggamku membaca lagi beberapa sms dari mereka setelah kami turun gunung dan bertukar nomor telpon. Satu tangannya lagi melingkar ke belakang memeluk punggungku. Dalam perjalananku kembali ke Denpasar, aku kesulitan menemukan bus yang berangkat malam. Aku hisap dan aku gesekgesek pelan dengan gigiku. Aku gesekgesek lidahnya dengan lidahku. Dikocokkocok dan diremasremas lagi. Aku turuti kemauan Ratih.




















