“jangan …….jangan…” Vina semakin takut , apalagi sedikit sdikit rasa nikmat mulai menjalari tubuhnya. saat mahluk itu selesai, Vina sudah tak sadarkan diri. Bokep asia Vina terjatuh ke lantai , ia berbalik memandangi cermin itu dengan perasaan yang campur aduk, sementara bayangan lelaki itu semakin lama semakin pudar dan menghilang. malam harinya sebelum tidur , Vina memandangi cermin itu , masih mencoba mencari penjelasan kejadian tadi pagi. dan kemudian ia kembali mersakan sebuah benda besar dan panjang akan memasuki vaginanya. suara suara dalam otaknya terus berusaha membangunkan dia untuk melihat apa atau siapa yg menyentuhnya, ia dapat merasakan jilatan di buah dadanya dan sentuhan tangan di perutnya, tapi yg keluar dari mulutnya hanya erangan, dan perasaan nikmat. “saatnya tiba..manis…”
ketakutan Vina semakin menjadi, apa yg akan terjadi selanjutnya…
“saatnya memberi tanda pada pengantinku….”
mahluk itu kemudian menarik dan mencubit puting Vina hingga mengeras, setelah dirasa cukup, mahluk itu memasangkan sebentuk cincin pada puting Vina.




















