Setelah paman Fei pergi, sebab paman Fei tidak mau Fei pacaran denganku. Fei masih dengan posisi menungging, kusibak dasternya sehingga tampak seluruh celana dalamnya, langsung dengan nafas memburu, kutarik celana itu ke bawah dan kujilati dan kucium pantat yang putih montok menantang itu di selangkangannya. Bokep brazzers Fei lelah kecapaian dengan tubuh ditutupi daster, ia beristirahat di sofa, wajahnya walaupun letih, tapi menampakkan rasa puas yang luar biasa.Semenjak itu, setiap hari (kecuali minggu), kami melakukan seks. Akhirnya kuminta tangannya memegangi batang kemaluanku dan tangan satunya melebarkan bibir kemaluan. Kuusap-usap bibir kemaluannya yang telah licin dengan cairan kewanitaannya.Tak lama, segera aku bangun dan aku tidur di lantai. pertama kuelus tangannya, kucium-cium tangannya yang lembut itu. Hei.. croott..” kemaluanku pun muntah di dalam celana. Kusuruh ia menindihku dengan kepalanya mengarah ke batang kemaluanku dan dengan kaki mengangkang, dan mengarahkan lubang kemaluannya yang telah memerah ke wajahku. “Mmmhh.. Ketika aku datang, Fei masih memakai daster pink, tingginya di atas lutut. “Hei.. rasanya seperti melayang..” sambil terus menciumi mukaku. Fei mulai menggelinjang. ahh..” dilepaskan nafasnya, kemudian ia menjauhkan tanganku dari liang kemaluannya.




















