Dengan hati hancur dan terhina Rustinah kemudian pulang kerumahnya, dengan langkahnya yang gontai dan lemas Rustinah terus berjalan menyusuri jalan desa yang sepi itu.Kemalangan mulai kembali mengintai Rustinah, ketika melewati sebuah warung kopi, beberapa pasang mata mengawasinya dengan tatapan penuh nafsu birahi. Bokep Tangan Juragan Sapto semakin berani dengan mulai memeluk pinggang Rustinah, dan Rustinah hanya diam tidak berani menolak apalagi melawan bosnya itu.“…Rustinah kamu ayu banget…!” bisik Juragan Sapto ditelingannya.Dan kemudian Juragan Sapto mulai mencium, dan menjilati leher jenjang Rustinah dengan perlahan, dan dengan tangannya yang mulai meremas remas buah dada Rustinah seraya membuka satu persatu kancing bajunya. Juragan Sapto yang doyan wadon itu sangat menyukai keindahan, terutama keindahan tubuh wanita, yang tidak perduli perawan, janda ataupun masih berstatus istri orang.Berbeda dengan istrinya Den Ayu Retno, yang sangat arif dan bijak terhadap siapa saja, termasuk para pegawai di pabrik Batik milik suaminya.




















