tolongin mbak”
“iya mbak pasti aq tolongin. Mbak Isma pun semakin buas. Bokep China Aq tak memikirkan keluargaku. Seperti biasa, sifat ramah ketamahan mbak Isma membuat kami betah berlama-lama di rumahnya. mereka masih pada betah main”
“Ayah anterin aq sebentar ke rumah sakit, biar anak-anak disini dulu, biar dijaga mbak Isma”
“Iya tinggal saja disini dulu biar aq jaga mereka” sambung mbak Isma.Aq pun lantas mengantar istriku. Acara makan siang pun telah kami lewatkan.Aq,istriku dan mbak Isma mengobrol di ruang tamu, sedangkan anak-anakku bermain di halaman belakang bersama dengan anak mbak Isma. Peluh juga membasahi dahi mbak Isma.“Mbak Isma aq mau ke..keluarr”
“Keluarin pejuhmu di dalam aja jek.. Anak-anak pun masih asik bermain di halaman belakang.“Rena pulang jam berapa nanti?” tanya mbak Isma padaku. Tubuhnya sangat indah walaupun tdk terlalu tinggi, namun kemolekan tubuhnya sangat menggoda. mungkin ini cobaan dari tuhan” jawabku menenangkanya. Rena(nama samaran) istriku, sudah sejak pagi dia sibuk berbelanja kebutuhan untuk makan siang bersama dirumah mbak Isma.Singkat cerita, kami sekeluarga sudah sampai di rumah mbak Isma.



















