Putri menarik tanganku dan menempelkan telapak tanganku ke selangkagannya. Desi XXX Bilang aja nggak usah malu” Ujarku “beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Putri
“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Putri
“ooh..” langsung kudaratkan bibirku ke pipinya. Mulai pagi itu, di kantor hidupku terasa semakin indah. Putri sangat perhatian padaku dan terus saja mengirimkan SMS
yg menanyakan kegiatanku dan lain-lain. Ku buka sedikit lebar lubang kemaluannya, memang benar. Sebenarnya suasana hatiku saat ini sangat tak karuan ada senang bercampur bingung, kata-kata yg keluar dari mulut
Putri menandakan bahwa dia sudah sangat mempercayaiku dan sangat menyayangiku, sementara aku masih bingung
dengan perasaanku sendiri Adegan film pertama di kaset itu dipenuhi dengan ciuman, Putri menyuruhku duduk diatas
tempat tidur dan dia duduk di pangkuanku. Setibanya di rumah suasana sepertinya masih seperti dulu saat aku masih lajang, tidak ada yg berubah, tiba tiba “Kamu sudah pulang?” tanya Putri sambil tersenyum.



















