Sesekali Rini melepaskan nafasnya seakan itu yang dia tahan selama ini. Kamu mau kan muasin aku. Bokep brazzers “Iya teh, sorry telat, tadi cari bensin dulu” “Yuk masuk”Rini menyuruh duduk diruangan tengah, di ruang tivi. “Oke teh, jadi aku ke apartemen aja nih” “Iya you can come”Lusanya aku tiba di apartemen, sengaja aku bilang Rini kalau aku akan datang lebih cepat mungkin sebelum gelap agar tidak terlalu larut pulangnya. Aku dan Wein pun masih bersahabat hingga kini. “Gw gak bisa mikir sekarang nih bro, lo boleh kasi gw waktu buat mutusin ini gak? gak ada alternatif lain apa? “Iya Teh, aku ngerti kok” Setelah beberapa lama, wajah *Rini menjadi ceria kembali, saking cerianya menjadi lusty lagi. Aku yang tinggal sendiri merantau di Jakarta tidak banyak yang bisa dishare ke temanku ini, malah justru mereka yang kuanggap sebagai keluargaku. kamu ini lucu ya, super lugu. kirain mulai sekarang, kan masih tanggal 29 nih teh” “Ya well, aku mau test drive dulu” Apa2an nih maksudnya Rini.




















