“gila kamu Dod, nekat” kataku disela kepanikan tanpa ada niatan untuk meronta, malah mulai menggelinjang ketika bibirnya menyentuh telinga.Aku yang sedari tadi memang “kehausan”, tak menyia nyiakan kesempatan ini, tanganku segera menggapai diselangkangannya, begitu kudapati yang kutuju dan sudah mengeras segera kuremas remas.Lift berhenti di lantai 5, seorang bapak bapak masuk, sesaat dia menatapku tajam lalu berbalik membelakangi, tentu saja kami tak bisa melanjutkan lagi. Desi XXX Limabelas menit kemudian, dia meneleponku.”Ly, kebetulan Jacky ada acara mendadak harus ke Ujung Pandang, aku minta dia menjemputmu biar sekalian berangkat ke Airport, daripada kamu sendirian” katanya”pokoknya tunggu aja dia pasti datang menjemput kok” katanya tanpa menunggu persetujuanku. “aku tunggu di loby aja deh” potongku, nggak enak rasanya dalam suasana seperti ini, tapi Lita mencegahnya. nyenyak ? Sekeluar dari kamar mandi dia sudah di ranjang tertutup selimut, kulihat pakaiannya tergeletak di sofa, berarti dia tidak mengenakan pakaiannya lagi dibalik selimut itu.Tanpa banyak bicara, Pak Jacky menarikku ke pelukannya, handuk yang menutupi tubuhku melayang sedetik kemudian seiring dengan cumbuan dan lumatan di bibirku. Keesokan paginya aku terbangun bunyi telepon, hanya Pak Jacky dan




















