Selalu saja kami gagal bubaran kalau kami saling bertemu. Hampir setengah botol kutenggak black label dari si Oghe. XXX Hindi Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Itu saja. Sudah lama sebenarnya aku bosan dengannya. Selama pacaran dengannya, ia sama sekali tidak tahu kalau aku suka minum.“Sejak kapan kamu minum Rick?”
Aku tidak menjawab. Kami mengobrol panjang lebar hingga tengah malam. Mungkin a quicky morning akan melupakan Felly. Sangat berbeda dengan ketika kukenal ia 2 tahun yang lalu. Selalu saja kami gagal bubaran kalau kami saling bertemu. Kami keluar di jalan Sunda terus menuju Thamrin. Hampir setengah botol kutenggak black label dari si Oghe. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly.




















