Aisyah adalah memang seorang Gadis Panggilan yg freelance.Lamunanku buyar ketika mobil sewaan memasuki area Airport J, jam tanganku menunjukkan pukul 8:30 malam, berarti masih 30 menit menunggu pesawat dari Jakarta. XXX Hindi “Kita ke kamar yuk,” ajaknya sambil tatapan matanya penuh arti.“OK, oh ya Nando urusan dengan kamu besok aja ya,” kataku sambil menggandeng Aisyah kearah lift. ‘Nah sekarang giliranku’ pikirku sambil melepas celana dalam hitam-hijaunya, kulihat cairan di sebelah dalamnya, rupanya dia sudah begitu terangsang. “Aaaahhhh pelan bang,” desahnya. Tak tega juga aku melihatnya (atau mungkin lebih tepat tak tahan kali), kemudian aku atur posisi tubuhku diantara kakinya yg sudah dibuka lebar, dia menekuk lututnya ke atas dengan posisi siap menerima. “Ah enggak, Room Boynya saja yg malas ngeberesin,” sRikohku, “lagian lebih baik energinya disimpan untuk real fight,” lanjutku.“Emang mau fight dengan siapa?” godanya lagi.


















