Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Bokep jepang Kemudian berteriak,
“Kenapa??!! “Erik sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Erik.“Terima kasih..Erik.” Mungkin karena puber. Saat itu, aku benar-benar sendirian. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Kata Erik, aku sangat cantik dengan baju itu, “Kamu cocok sekali dengan warna putih, sangat matching dengan warna kulitmu.. Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria.




















