Yo memelukku semakin erat dan air matanya mengalir. Dari dia aku belajar silat dengan giat dan tekun untuk mengisi hari-hariku di samping belajar lebih sungguh-sungguh pada pelajaranku di bangku kuliah.Di tahun yang sama, petaka datang lagi. Desi XXX Selama ini aku hanya mengetahuinya dari buku, majalah, atau film. I want to continue my sleep,” kata Jeanne, dan dia memelukku semakin erat. Adikku, perempuan, lahir 3 tahun kemudian setelah aku (dia sudah menikah dan berputra seorang sekarang). Setelah berkenalan, aku sering menelepon dia. Badannya bagus dan mulus! Kuraba dan kuremas perlahan buah dada Yo yang kanan. Sukar sekali untuk bisa mengatakannya. “It’s all right, Baby… Go back to sleep. I’m fine.” Kulirik jam dinding di kamar Jeanne yang samar-samar kulihat menunjukkan sekitar pukul sepuluh pagi. Ayahku sering sekali memarahi ibuku di depan anak-anaknya. Bayangkan, saat itu Bandung-Jakarta kutempuh hanya dalam waktu kurang dari 2 jam! Aku pikir, kapan lagi? I want to continue my sleep,” kata Jeanne, dan dia memelukku semakin erat.



















