Kini akupun melulu pakai cede saja.“Kamu ganteng banget, jok, tinggi badanmu berapa, ya?”, bisiknya. Bokep Saya pijit, nih”, katanya. Tapi herannya nafasku kian memburu, kejar-kejaran dan bergelora laksana gemuruh ombak di Pelabuhan Ratu. Dan yang lumayan surprise tanpa ragu memijit-pijit bahuku dari belakang.“Capek ya..? Dalam posisi ini dia saya dekap dengan hangatnya. “Gimana bila saya istirahat di sini saja, Bu”, pintaku lirih. Memiliki teman akrab namanya Novi dia berasal dari Sumatera dan katanya dia masih menumpang di lokasi tinggal tantenya. Cukup ideal. Kami berdua berdekapan, saling meraba dan membelai. Kami berangkulan kembali, seakan-akan dua sejoli yang sedang mabuk asmara sedang bermesraan, sebenarnya antara majikan dan pegawainya. “Gimana bila saya istirahat di sini saja, Bu”, pintaku lirih. Menakjubkan! Pukul 22.00 kegiatan belum selesai, namun aku agak terhibur bu Shirley inginkan menemaniku, sambil memeriksa pekerjaanku.Dia lumayan teliti. Kemudian dia beranjak mengarah ke lemari dan memungut pakaian seraya menyodorkan untuk saya. Justeru Ibunya yang namanya Shirley menemaniku, sebab kesibukannya Melisa yang di Jakarta sedang belajar di sekolah presenter stasiun TV swasta.Tapi sebenarnya bila mau jujur Melisa masih kalah dengan ibunya.



















