Tapi aku mengatakan, antar aibu dan kasih sayang anak. Bokep Pangilan kecil itu, membuatku menoleh. “Ya sudah buka saja yang cepat. Habis Kang Gimun mau cepat sih…” kata Tini. Aku pun pamit minta diri. Tapi semestar depan aku pasti bisa ngentot dengan Tini.Semester berikutnya aku kembali ke kanmpung, untuk liburanm. Gila pikirku. Dari kejauhan, aku melihat ibu dan anak itu duduk makan berdua. Kupendam saja rasa curigaku. Gantian mereka jaga burung. AKu berjalan menegndap mendapatkannya. “Tak sempat membukanya. Gimun terus menjilati dan mngisap-isap tetek Tini sedangkan tangannya yang sebelah lagi mengelus-elus tetek yang satunya. Yah…kita-kita dua kali bola pimpong. Yah…kita-kita dua kali bola pimpong. Demikian bergantian.“Sudah Kang…dimasukkan saja. Lalu aku ingin tahu apa yang mereka perbuat. Tapi kuancam, aku akan melaporkan semua kejadian itu kepda masyarakat desa, biar diusir saja dari desa. Aku menyebunyikan diriku di sebalik batu yang ada di sana.




















