Enam Bulan kemudian, tanpa bekal surat cerai aku menerima lamaran seorang pria yang usianya jauh lebih mudah di bawah usiaku” ulasannya panjang lebar.Aku sangat tertarik mendengar pengalamannya itu, sehingga belum aku sempat mengomentari penjelasannya itu, ia terus cerita pengalamannya.“Sialnya Kak, belum cukup satu tahun perkawinan kami itu, pria yang jadi suamiku itu kawin lagi dengan wanita Banjar sesukunya karena dipaksa oleh keluarganya dan tidak direstui perkawinannya denganku. Aku lalu ke Banjarmasin dan tinggal di rumah sepupuku. Bokep indo Untung aku masih bisa buat alasan yang bisa yakinkan dia” kataku menceritakan kegiatan kami di rumah saat ia menelpon tadi.“Kamu betul-betul bersifat ular dan masih licik seperti dulu. Aku tinggalkan dia dan menuntut cerai, tapi ia tetap tidak mau ceraikan aku. Sekarang kita lupakan saja semua itu, kita memikirkan dan menikmati pertemuan kita ini”.“Kak, aku sangat merindukanmu.




















