“ Anggi buka ya, ” katanya dan tanpa menunggu aba-aba, tangannya segera menggerayangi reitsleting celansaya dan mengeluarkan Kejantananku yg masih setengah tidur. “ Ini dari Sigit, teman Anggi dari Malang, ” ucap saya supaya si Anggi tidak lupa. XXX Hindi Yasudahlah akhirnya saya dari stasiu-pun bareng denganAnggi. “ Belum tahu nih Mba, palingan juga naik taksi, lagian distasiun-kan banyak Taksi,hhe. Singkat crita sampailah saya di ujung gang tempat saya, akhirnya saya minta turun di ujung Gang itu,
“ Makasih ya see you Anggi !!! ” teriak Anggi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya secara membabi buta. Anggi melepas Kejantananku dari lubang Vag1nanya, dan memintsaya untuk tidur terlentang. Kepala masih nyut-nyutan, dan kamar masih gelap sekali, tapi saya tetap bangun dan ke kamar mandi. Sampailah saya di tujuan saya kemudian saya bergegas istirahat karena capek. “ Sama-sama Mas, see you to Mas, aku tunggu yah telfonnya.hhe, ” balasnya. Kurasakan badan Anggi menggeliat sedikit tapi kemudian diam kembali. “ Oh.. “ Saya sih udah siap jemput kamu sekarang, ” ucap saya. “ Ya kita nggak usah pulang, kita nginep aja di hotel sebelah.




















