Aku malah ditinggal seorang diri di dalam kamar ini, masih dalam keadaan telentang dengan tangan dan kaki terikat tali kulit.Aku sudah berusaha untuk melepaskan diri. XXX Hindi Bahkan dia memberikan satu stel pakaian, dan membantuku mengenakannya.“Tunggu sebentar, Bapak mau ambilkan makanan”, katanya sambil berlalu meninggalkan kamar ini.Dan memang tidak lama kemudian dia sudah kembali lagi dengan membawa sepiring nasi dengan lauk pauknya yang mengundang selera. Dia bukan hanya menggandeng tanganku, tapi malah mengge1ayutinya. Padahal umurku saja baru tujuh belas lewat beberapa bulan. Namun keesokan harinya, pintu kamar terbuka. Entah kenapa aku jadi tertarik memperhatikannya. Memang kalau tidak pakai seragam Sekolah, aku kelihatan jauh lebih dewasa. Tapi Ria menahan dan memaksaku untuk singgah.“Ayo..”, Sambil menarik tanganku, Ria memaksa dan membawaku masuk ke dalam rumahnya. Seakan-akan semua yang terjadi hanya mimpi belaka. Dan aku memperkirakan kalau gadis ini pasti seorang mahasiswi, atau karyawati yang sedang mengisi hari libur dengan berolah raga pagi.




















