SIAPAPUN TOLONG AKU… AKU” Dengan suara serak ketakutan aku mencoba teriak sekencang mungkin berharap ada yang mendengar. Video Bokep Saat aku masuk, aku dibuat merinding. Di sisi ruangan, tampak potongan kepala gadis yang aku lihat sebelumnya itu tergeletak di lantai. Aku hanya diam.“Kamu harus tahu, ayo ikut saya ke belakang” ajak pak Jun menarik tanganku dan membawaku ke belakang.Kami kemudian sampai di depan pintu suatu ruangan. Dia menghadang jalanku! Aku dimandikan pake lidah dan liur mereka!! Plis pak…”“Huahahahaha… kamu emang cewek paling sempurna… tapi teman-teman saya lagi di luar kota, seminggu lagi baru bisa kamunya kita bunuh, hehehe”“Ish…sebel!”“Jangan marah gitu dong… hehe… tapi kulit kamu mulus banget, pasti belum pernah kena sayatan pisau ya?”“Belum…”“Mau dicoba dikit?”“Hmmm… boleh… asal bapak yang melakukannya Mita bersedia, hihihi”“Ya udah… dikit aja ya… kamu mau disayat di bagian mana?”“Terserah bapak, tubuh Mita kan milik bapak”“Ya udah, disini aja ya…”Pak Jun kemudian memegang tanganku, dadaku berdebar kencang.




















