Kami bergumul dan bergumul lagi. Veggy’nya. Bokep jepang Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu. Aku masih merasakan getaran-getaran aneh di hatiku, tatapan Anisa masih menantang dan panas, senyumnya masih menggoda. Sebab seluruh baju yang kami bawa basah kuyup oleh hujan. Anisa menciumi pipiku, bibirku, lalu membisikkan kata
” Aku suka kamu ” Aku juga membalasnya dengan kalimat mesra yang tak kalah indahnya. Veggy’nya hangat sekali bagian dalamnya, bulunya lebat. Aku memberikan kalung emas bermata zamrud kepada Anisa. Veggy’nya hingga klitoris bagian dalam yang ngjendol itu. “Habis bagaimana? Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng. “Jahat kamu ?!” kata Anisa seraya menatapku manja dan memukuli aku pelan dan mesra. Dan di menggoyangkan pinggulnya agar aku merasa nikmat. Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin. Ada yang bilang dia patah hati dari pacarnya dan kini sok anti cowok. Anisa dengan busana yang sangat minim itu membuat aku terangsang terus, demikian pula dia.



















