Kini Sersan Aryanti pun pingsan didalam pelukan Frans sang narapina pemerkosa, dengan senyum puas Frans memeluk tubuh Aryanti sambil mengusap-usap rambut Aryanti, tak disangka ilmu hipnotis milikinya yang telah menelan banyak korban ternyata masih berfungsi. Setengah kaget Aryanti menjawab pertanyan Frans itu
“Melayani apa ?”. Desi XXX Dengan nafsu yang menggila Frans menanamkan kemaluannya dilobang kemaluan Aryanti dan “Aakkhhh….. “Iya…dik…tolonglah pijitkan punggungku yang pegal ini…., rasanya mau patah”, ujar Frans dengan memelas.Untuk beberapa saat lamanya Aryanti terdiam dan berpikir, akhirnya dengan pertimbangan kemanusiaan, Aryanti menyanggupinya apalagi diluar hujan semakin deras, daripada harus basah-basahan melintasi blok-blok tahanan lebih baik menunggu disini pikirnya. Yang membuat hatinya berdebar-debar adalah bahwa tahanan tersebut ternyata adalah seorang pemerkosa dan pembunuh para wanita yang diganjar hukuman 15 tahun penjara, kini dia telah menjalani masa tahanan sekitar 2 tahun.




















