Auugghh..Renn..tekan yang dalamm .. Setelah puas menyantap soto sulung dan sate ayam dipojok jl. XXX Hindi giliran aku yang mendesah merasakan permainan lidahnya.Lidahnya semakin turun kedadaku sementara jarijari lentiknya membuka kancing bajuku satu per satu. Reenn.. lidahnya berpindah keputing dadaku, berputarputar jalang, mengecup, menghisap dan sesekali menggigitgigit kecil.Terus Vin..teruss..ahh.. seru Vini manja sambil mencubit pinggangku. Vini!! Sekarang Ren..sekarang.. Kesempatan itu muncul saat pesanan makanan kami tiba,Suka juga roti isi tanyaku membuka pembicaraan
Iya, entah kenapa aku suka sekali roti isi di kereta, padahal rasanya biasabiasa aja jawabnya
Mungkin suasana kereta membuatnya enak lanjutku sekenanya
Mungkin, oh ya Mas kenalkan saya Vini sambil menjulurkan tangannyaReno, ngga pake Mas sahutku sambil menyambut tangannya
Hihihi tawanya renyah Kamu lucu juga, dalam rangka apa ke Bandung
Mainmain aja kangen sama Bandung dan kawankawan jawabku. lenguh Vini dan membusungkan dadanya meminta lebih, kuhisap putingnya Auuhh..akkhh..erangannya semakin keras, hisapanku semakin menggila bukan lagi putingnya tapi sebagian buah dadanyapun mulai masuk kedalam mulutku.




















