“Jangan panggil Pak, panggil aku Kapten..” tegasnya. “Bles.. XXX Hindi Waktuku hanya 15 menit. Bukannya tidak ada lelaki yang naksir padaku, ini karena sikapku yang tidak mau berpacaran. Hal ini memancing cairanku ikut membanjiri kemaluanku sampai meluber ke permukaan.Kami berdua terkulai lemas, tapi Kapten Jonny sempat meraba bibir kemaluanku dan jarinya seolah mencungkil sesuatu dari vaginaku, ternyata dia menunjukkan cairan merah kepadaku, dan ternyata adalah darah perawanku. “Aaahh.. crott.. Dan yang lebih mengejutkan adalah pelukan Sang Kapten dari arah belakang. sruupp..” Terus saja mulut Kapten Jonny dengan rajinnya menjelajah bagian dalam vaginaku yang sudah empot-empotan ini akibat rangsangan yang amat tinggi.“Sudah Kapten.. “Wah, betapa wanginya tuh kamar mandi,” gumamku nyaris tak terdengar. sruupp.. lekas masukkan batang zakarmu, aku sudah tidak tahan..”
“Baik, rasakanlah Sayang.. dua.. Aku ingin seperti Mona, toh dia juga hanya tamatan SMA. Kubuka kulkas dan kuraih botol kecil seperti yang diminum Kapten Jonny.




















